Berwisata ke Sragen, Berwisata ke sentra batik yang Tersembunyi

Berwisata ke Sragen, Berwisata ke sentra batik yang Tersembunyi

pabrik batik – Hai sobat traveller, sudah pernahkah kamu jalan jalan ke Kabupaten Sragen yang jaraknya tidak jauh dari kota Solo. Ya memang Sragen tidaklah sepopuler Kota Solo dalam kepopuleran tempat wisata maupun tempat belanja semisal batik solo. Tapi catat ya sobat traveller, Sragen juga tak kalah menyajikan banyak spot wisata menarik yang harus kamu kunjungi dan segera dimasukkan dalam daftar destinasi kamu.

Diantaranya ada museum purbakala di Kecamatan Sangiran, makam pangeran Samudera dan joko tingkir, pemandian air panas Bayanan dan Ngunut, dan untuk belanja oleh oleh dan wisata edukasi, anda bisa berkunjung ke Sentra batik yang terpusat di desa Kliwonan dan Desa Pilang yang keduanya terletak di kecamatan Masaran Sragen. Keduanya telah terkenal sebagai kampong batik yang mana banyak penduduknya punya bisnis produksi kain batik dan konveksi batik.

Sobat traveller, jangan ragu ragu ya untuk mengunjungi dua nama desa yang disebut tadi. Kalau anda adalah juga batik lover, tentu sangat mengasyikkan berbelanja batik disana tanpa harus merogoh kocek dalam dalam. Ya memang benar kalau kampong batik di kecamatan Masaran Sragen nyatanya  hanya sedikit informasi yang mengulasnya terutama di Internet. Tapi tahu kah engkau, faktanya para pengarajin batik dari dua desa baik kliwonan maupun pilang merupakan pemasok kain batik yang berkualitas unggul ke pusat pusat pembelanjaan grosir batik di Kota Solo. Begitulah bisnis, penjualan batik yang sangat ramai di Kota Solo membutuhkan banyak pasokan komoditas yang bermutu secara continue. Untuk menyediakan stok yang memadai, tentu jasa maklon sangat dibutuhkan. Banyak pedagang batik skala besar yang nyatanya memesan kain batiknya di dua desa di kecamatan Masaran ini.

Untuk mengakses tempat tersebut sangat mudah ya sobat traveller. Anda yang berasal dari luar kota dan kebetulan memilih bus sebagai moda transportasinya, bisa memilih turun di Terminak Induk Pilangsari. Nah dari terminal, saran yang paling tepat untuk anda adalah menggunakan jasa transport online ya sobat. Kalau anda order Online Car lewat aplikasi, mungkin Cuma bayar gak sampai 15 rb – 20 rb dan anda bisa diantarkan sampai di tengah tengah desa pilang atau kliwonan untuk menyusuri jalan jalan kampong pengrajin batik.

Jika anda sudah sampai di salah satu desa, misalnya sobat pilih desa pilang, maka silahkan jalan kaki saja ya untuk menelusurinya. Disana ada banyak deretan gallery gallery batik yang menjajakan koleksi mereka. Sobat tak perlu ragu ragu untuk masuk walaupun hanya untuk melihat lihat dahulu atau istilah kerennya window shopping. Kalau rasa penasaran anda belum terbayarkan, maka anda bisa bertanya kepada penduduk sekitar tentang tempat pabrik batiknya. Disana ada sih gallery yang sekaligus mempunyai pabrik sendiri yang biasanya terletak di samping atau dibelakang bangunan utama. Tetapi banyak juga lho pengrajin pengrajin kecil yang memproduksi batik secara sederhana dan skala kecil di rumah rumah mereka. Wah tentu asyik ya sobat traveller.

Untuk batiknya, ada macam – macam jenis batik dihasilkan disini ya sobat. Mulai dari batik tulis, batik cap, batik lukis sampai textile yang diprint dengan motif batik atau yang mudahnya disebut dengan Batik Printing. Tinggal pilih ya, tentu jangan lupa ukur kantong ya. Tapi sobat traveller tak perlu ragu untuk belanja disini. Semua batik di sini harganya cukup terjangkau. Ya iyalah di sini, sobat langsung berbelanja di gallery yang punya pabrik sendiri. Sobat, faktanya batik yang dijual di pusat pusat pembelanjaan batik di Solo itu sudah di up banyak harganya dan diberi brand tertentu. Nah kalau sobat belanja batik di sini, anda tak perlu brand dan bisa membawa pulang banyak kain batik dengan kualitas nomor wahid namun harganya sangat terjangkau.

Anda tinggal piih saja, motif batik Solonan banyak dijual di sini dan kalau mau yang asli daerah yaitu batik motif khas sragen juga ada. Nah sobat traveller, kapan anda mau berkunjung ke Sragen. Catat dalam destinasi book kamu ya agar ingat untuk berkunjung ke desa kliwonan atau desa pilang. Eh siapa tahu bakat bisnis anda muncul untuk memborong batik dan menjualnya kembali di kota asal anda.

artikel terkait : Belajar Membuat Pewarna Alami Batik

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *