BATIK Corak JOKOWI LARIS Kala Masa PILPRES

SRAGEN  Kegiatan kewarganegaraan Pilpres jadi dorongan khusus buat para perajin batik di Masaran Sragen. Perajin batik setempat menciptakan warna batik Jokowi yang langsung tingkatkan nama baik warna itu ke pangsa nasional.

Batik warna Jokowi itu dilahirkan oleh salah satu wirausaha batik sekaligus petugas PDIP Sragen, Sugiyamto. Wirausaha asal Dusun Jantran, Desa Pilang, Kecamatan Masaran itu menuangkan kreativitasnya dengan membuat warna batik difoto Jokowi. Tidak diprediksi, warna yang digabungkan dengan berbagai warna asli batik Sragen itu sukses menerobos pasar batik nasional.

Sugiyamto berterus jelas terencana menciptakan warna batik Jokowi karena kecintaannya pada bentuk Jokowi. Intelek dan kesederhaan Kepala negeri asal Solo itu mengilhaminya bikin menuangkan bentuk Jokowi dalam berbagai warna batik khas Sragen.

” Para perajin batik di Sragen memanglah banyak terbantu oleh Pak Jokowi. Sejauh pemerintahan Jokowi, omzet batik meningkat tajam. Tenaga beli batik lumayan bagus. Walhasil kita mempunyai inisiatif membuat warna batik Jokowi ini,” cakap Sugiyamto ditemui di rumahnya, Senin( 11 ataupun 3).

Sugiyamto mengatakan, warna dasar batik Jokowi yang dibuatnya ada 2. Namun pengembangannya bisa menghasilkan 8 warna batik yang bermacam. Dari 8 warna batik Jokowi itu, sejauh ini yang amat laris dikejar ialah batik warna sogan berargumen warna coklat dengan bunga wajah Jokowi. Kemudian ada pula warna sebentuk namun gambar Jokowi dibuat warna merah putih.

” Bila bikin alternatif warna ada 6. Kita pula melayani antaran warna yang dicocokkan dengan warna partai pengusung. Bila yang warna sogan coklat dan merah putih itu warna yang lazim dan mana saja bisa masuk,” terangnya.( Sam)

Pertunjukan SBF 2019 bertambah bercorak kala Angkuh Soenaryo mengemukakan konsep berjudul Seusai Itu. Para bentuk handal mengantarkan 8 pimpinan kebaya ala modern elok dengan bentuk apa adanya yang disandingkan dengan anak buah batik pesisiran konsepnya.

Rancangan pementasan pendesain sekalian makeup artist( MuA) Soloraya ini dikemas istimewa. Beliau menjodohkan peragaan busananya dengan kelakuan pentas langsung biduan pop Egha Latoya mengantarkan lagu Kalian serta Ingatan.

Antusiasme kerja sama dengan artis batik diwakili pendesain Tuty Adib yang menuntun batik Agung Wibowo. Beliau menyolek batik flora corak sogan jadi bentuk pakaian adab modern dengan memainkan rancangan daya muat serta layering.“ Aku mau membagikan ruang apresiasi untuk artis batik,” tutur Tuty Adib.

Sedangkan itu, antusias mempelajari daya cipta batik mendesak Pisalin by Tokosolopos ikut serta di SBF 2019. Keberadaan kesatu jenama dewasa 2 tahun yang sudah menjangkau pasar nasional ini diisyarati 8 konsep berjudul Puspa Sembadra. Konsepnya merepresentasikan elastisitas wanita yang dapat jelas, kokoh, sekalian kewanitaan.

Muncul pula konsep dari Owen Joe, Tiara Oscar, Saje by Anita Ekstrak, Batik Riana Kesuma, Ima Imaza, Deny Joko Novianto, Nasha by Mila, Astuti Wibawa, Yunus J. Waluyo, Monica Hadiyanti, serta Batik Agung Wibowo.

Kesertaan yang lain tiba dari Haryanto Batik, Cindy Sosrodiningrat Batik Eyang Gadis, Nurul Hidayati, Dadang Koesdarto, Kennes Attire by Octaria Cantik, Adijaya by Asri Manikwari, Batik Gunawan Setiawan, Sam Art Mode, Clara Camici x Batik Denia Noer, Magenta by Shaniaw, Bella Quarta, serta Nitsya Rumah Bentuk.

“ Batik itu istimewa serta memiliki energi raih tertentu, alhasil diapresiasi khalayak dalam negeri ataupun mancanegara. Pertandingan ini diharapkan lebih memantik antusiasme fesyen batik,” minta Rory Wardana, Ketua Berseni SBF 2019.

Artikel terkait : Batik Campuran serta Corak Sogan Akan Jadi Gaya Tahun ini

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *